Tidak peduli siapa kamu,aku dan siapa mereka
Tidak peduli kamu, aku dan mereka hidup dimana
Tidak peduli warna kulit ras dan bangsa apa
Tidak peduli semua yang kau miliki
Dan tidak peduli apa yang tidak kau miliki
Selagi kita punya hati
Selagi kita punya keinginan
Selagi kita punya mata telinga
Selagi kita punya mulut
Jangan kau pungkuri apa yang ingin ku sampaikan
Kita hidup didunia pasti ada harapan
Harapan lah yang membuat kita bisa berdiri
Harapan lah yang menopang kita disaat putus asa tiba
Harapan lah yang mampu merubah segalanya
Harapan juga yang mampu mengantar kita di pintu kesuksesan
Ayo...berharaplah
Berharap seakan kau hidup 1 hari saja
Berharap seakan esok tiada
Namun jangan lupa
Harapan hasilnya adalah kecewa
Hari ini kau punya mata untuk melihat
Hari ini kau punya telinga untuk mendengar
Hari ini kau punya kesempatan untuk membaca tulisan ini
Jangan mudah percaya dengan apa yang kusampaikan
Jangan mudah mencampakan tulisan ini
Lihatlah kembali dalam hidup
Selamat jika harapan kau terwujud semua
Namun tidak dengan kehidupan ku
Percaya atau tidak semua keputusanmu
Harapan adalah kecewa
Fadia Aulia, 17 Mei 2019
Friday, May 17, 2019
Wednesday, May 15, 2019
UANG ADALAH SAHABAT
Kutitip kan sebuah nama tentu nya tidak seindah kata mutiara
Aku berjalan sendiri ditengah badai debu
Badai salju dan putaran pusar angin
Terkadang aku sangat kedinginan
Mendambakan seorang teman
Aku yakin disaat itu teman yang baik akan bejalan bersamaku hingga akhir waktu
Seujung sayap kutelah melihat harapan yang mendunia walau aku yakin itu akan sirna
Berjalan dan terus berjalan hanyalah bayangan hampa tidak seorang teman pun yang mau bersamaku menjejaki tanah yang berdebu
Akhirnya harapan itu sirna
Aku hanyalah seorang manusia biasa dan aku yakin ada Tuhan dibalik kejadian
Berusaha terus berusaha agar ada teman yang bisa ku andalkan
Menuntaskan halangan badai salju dan debu namun harapan juga sirna
Ada sayupan bisikan yang ingin menyampaikan pesan
Sahabat yang bisa menemanimu hingga nafas terakhir
ia adalah bisa kau tukar dengan segala yang kau inginkan
Ia tidak bersuara seakan tidak ada lidah
Ia tidak bisa mendengar tapi punya telinga
Kau tidak perlu risau semua urusan akan sirna
Ia berada di saku mu Ia berada dimana kau ada Ia ada walaupun kau tiada
Uang....
Itulah sahabatmu
Uang bisa mengubah segalanya
Uang bisa memberikan apa yang kau inginkan
Uang bisa membuatmu berkuasa
Fadia Aulia 15 Mei 2019
Aku berjalan sendiri ditengah badai debu
Badai salju dan putaran pusar angin
Terkadang aku sangat kedinginan
Mendambakan seorang teman
Aku yakin disaat itu teman yang baik akan bejalan bersamaku hingga akhir waktu
Seujung sayap kutelah melihat harapan yang mendunia walau aku yakin itu akan sirna
Berjalan dan terus berjalan hanyalah bayangan hampa tidak seorang teman pun yang mau bersamaku menjejaki tanah yang berdebu
Akhirnya harapan itu sirna
Aku hanyalah seorang manusia biasa dan aku yakin ada Tuhan dibalik kejadian
Berusaha terus berusaha agar ada teman yang bisa ku andalkan
Menuntaskan halangan badai salju dan debu namun harapan juga sirna
Ada sayupan bisikan yang ingin menyampaikan pesan
Sahabat yang bisa menemanimu hingga nafas terakhir
ia adalah bisa kau tukar dengan segala yang kau inginkan
Ia tidak bersuara seakan tidak ada lidah
Ia tidak bisa mendengar tapi punya telinga
Kau tidak perlu risau semua urusan akan sirna
Ia berada di saku mu Ia berada dimana kau ada Ia ada walaupun kau tiada
Uang....
Itulah sahabatmu
Uang bisa mengubah segalanya
Uang bisa memberikan apa yang kau inginkan
Uang bisa membuatmu berkuasa
Fadia Aulia 15 Mei 2019
Thursday, May 2, 2019
OTAK UDANG
sering kali ku dengar sebuah kata itu
kata itu selalu datang dikala mata hitam
mata yang selalu menatap dengan tajam
seiris pisau yang menusuk hati
seluruh raga dan perasaan berantakan
OTAK UDANG....
gak ada otak...
kata ini kedengaran santai tapi menusuk
ia tidak kelihatan tapi ada
ia ada tapi bisa hilang
ia datang dikala marah tiba
seluruh emosi bersatu melawan kata baik
impian hilang seketika harapan hancur lebur
jika baik tiba penyesalan pun datang
Otak Udang jangan kau sebutkan
itu lambang kemarahan
putus tali persaudaraan putus tali persahabatan
kini kau camkan Otak Udang kata garang
lebih garang harimau jantan lebih buas singa betina
Otak udang sebuah kata perang
bisa kau gunakan disaat musuh datang
tususakan halus tapi mematikan
Fadia Aulia, 3 Mei 2019
kata itu selalu datang dikala mata hitam
mata yang selalu menatap dengan tajam
seiris pisau yang menusuk hati
seluruh raga dan perasaan berantakan
OTAK UDANG....
gak ada otak...
kata ini kedengaran santai tapi menusuk
ia tidak kelihatan tapi ada
ia ada tapi bisa hilang
ia datang dikala marah tiba
seluruh emosi bersatu melawan kata baik
impian hilang seketika harapan hancur lebur
jika baik tiba penyesalan pun datang
Otak Udang jangan kau sebutkan
itu lambang kemarahan
putus tali persaudaraan putus tali persahabatan
kini kau camkan Otak Udang kata garang
lebih garang harimau jantan lebih buas singa betina
Otak udang sebuah kata perang
bisa kau gunakan disaat musuh datang
tususakan halus tapi mematikan
Fadia Aulia, 3 Mei 2019